Pada hari kemarin Jumat 20 Juli 2018 Index Saham Indonesia (IHSG) ditutup di level harga 5.872, secara Teknikal saya masih meragukan index untuk mengalami perubahan tren dari berish menuju bulish, Justru masih dalam tahap kecenderungan untuk turun lebih dalam lagi, dapat dilihat dari chart harian sebagai berikut : 


Dalam hal ini harga berada di persimpangan MA50 dan Batas Resisten Tren Penurunan, hal ini dapat dilihat sebagai tanda waspada yang mana belum bisa ketahui secara pasti arahnya mau di bawa kemana, oleh sebab itu kita harus menunggu sekurang-kurangnya tiga hari kedepan untuk dapat kepastian konfirmasi pembalikan tren atau keberlanjutan tren penurunan karena dapat dilihat dari grafik bahwa index selama beberapa hari kebelakang (4 hari transaksi kebelakang) index cenderung sideway atau sedang mencoba konsolidasi.. di tahap konslidasi ini kita tidak bisa mengetahui kepastian sinyal akan naik atau turun.. jadi dalam hal ini saran saya adalah Wait and See, karena harga harus melewati dua rintangan besar yaitu garis MA 50 (Hitam) dan Resisten Down Tren (Putih) yang sudah valid di konfimasi dua kali gagal menembus resisten down tren serta di tambah pula perlemahan nilai tukar rupiah yang semakin merosok, dalam hal USD/IDR saya memprediksi sampai akhir tahun mungkin rupiah bisa menyentuh angka Rp. 15.000 keatas seperti terlihat pada grafik chart 1 bulanan  sebagai berikut :


Dari Chart USD/IDR 1 Bulanan tersebut yang saya kahawatirkan adalah terjadinya pola cup and handle (bagi para analisis Teknikal pola ini cukup kuat dan akurat) karena mendapat dukungan dari MA 20 (biru) dan MA 50 (Hitam) yang masih kuat untuk melakukan lompatan kenaikan harga, hal itu yang saya waspadai terhadap perlemahan rupiah, mungkin sampai akhir tahun rupiah akan mengalami penstabilan di angka kisaran Rp. 15.000 keatas, dan pada tahap ini ekonomi indonesia mungkin mulai mengalami penyesuaian terhadap nilai mata uang.

Dalam jangka panjang jika ketidakpasatian pergerakan ekonomi nasional dan internasional masih berkepanjangan hal ini akan sulit untuk melihat index mengalami perubahan tren, sampai akhir tahun saya memprediksi index akan meyentuh garis resistan tren major dari grafik bulanan yaitu IHSG 5.300 disitu kita bisa melihat index akan berbalik arah atau justru terus merosok seperti tahun 2008 silam.

Banyak hal yang harus di cermati akhir akhir ini diantaranya adalah Perlemahan Rupiah, Perang Dagang AS dan Cina, Pergerakan Komoditas Khususnya Komoditas Pertanian dan Perkebunan, dan yang terbaru adalah Perang Mata Uang Asing di kancah internasional.


Stock Pool
Terimakasih